01 - May - 2026

Pengantar kitab Amos – Seri Nabi Kecil

Kitab Amos menampilkan suara kenabian yang tegas dari seorang gembala sederhana yang dipakai Allah untuk menegur bangsa Israel. Di tengah kemakmuran yang tampak, Amos menyingkap dosa ketidakadilan, penindasan, dan ibadah yang munafik. Ia menegaskan bahwa Allah menuntut kebenaran dan keadilan, bukan sekadar ritual. Namun di balik penghukuman, tetap ada janji pemulihan bagi umat yang kembali kepada-Nya.

Yoel 1-2 Part 2 tentang “Seruan Allah agar bertobat dan berbalik dari jalan yang jahat” Seri Nabi Kecil

Yoel 2:12–17 berisi seruan penuh belas kasih dari Allah kepada umat-Nya untuk kembali kepada-Nya dengan segenap hati. Di tengah ancaman hukuman yang berat, Tuhan tidak langsung memusnahkan, melainkan membuka jalan pertobatan. Umat dipanggil untuk merendahkan diri, berpuasa, menangis, dan mengoyakkan hati, bukan sekadar tanda-tanda lahiriah. Pesan utamanya jelas: Allah menghendaki pertobatan yang sungguh-sungguh, karena Ia penuh kasih dan selalu membuka kesempatan bagi umat-Nya untuk kembali kepada-Nya.

Yoel 1-2 Part 1 tentang “Hukuman TUHAN – pasukan belalang” Seri Nabi Kecil

Kitab Yoel pasal 1–2 menggambarkan serangan belalang sebagai bencana yang meluluhlantakkan negeri, namun di balik peristiwa itu nabi menegaskan bahwa tangan Tuhan sedang bekerja menegur umat-Nya. Kawanan belalang yang datang seperti bala tentara menjadi simbol murka Allah terhadap dosa dan ketidaksetiaan umat. Melalui gambaran yang menggetarkan itu, Yoel mengingatkan bahwa hari penghakiman Tuhan bukan sekadar peristiwa alam, melainkan panggilan keras agar manusia bertobat dan kembali kepada-Nya sebelum kehancuran yang lebih besar terjadi.