Mimpi dan Penglihatan (Dream & Vision) – Allah Menyingkapkan Mimpii

Ps. Landong Siringo 

Dream & Vision Discerning Vision

Mimpi itu bisa diberikan oleh Tuhan sebagai teguran, penyataan Tuhan, jawaban. Tapi bagaimana kita tahu kalau itu memang mimpi dari Tuhan. 

1. Allah yang menerangkan Mimpi itu

Kejadian 40:5-8 (TB)

5 Pada suatu kali bermimpilah mereka keduanya — baik juru minuman maupun juru roti raja Mesir, yang ditahan dalam penjara itu — masing-masing ada mimpinya, pada satu malam juga, dan mimpi masing-masing itu ada artinya sendiri.
6 Ketika pada waktu pagi Yusuf datang kepada mereka, segera dilihatnya, bahwa mereka bersusah hati.
7 Lalu ia bertanya kepada pegawai-pegawai istana Firaun yang ditahan bersama-sama dengan dia dalam rumah tuannya itu: “Mengapakah hari ini mukamu semuram itu?”
8 Jawab mereka kepadanya: “Kami bermimpi, tetapi tidak ada orang yang dapat mengartikannya.” Lalu kata Yusuf kepada mereka: “Bukankah Allah yang menerangkan arti mimpi? Ceritakanlah kiranya mimpimu itu kepadaku.”

Bukankah Allah yang menerangkan Mimpi? Dibalik mimpi Yusuf, ada Visi Allah yang mau Tuhan Nyatakan.

Tidak semua mimpi mengandung misi Allah, tetapi Yusuf mendapat gambaran masa depan. Ia pun bisa mengartikan mimpi raja. 

Kis 2:17 Mimpi yang berasal dari Roh Tuhan. 

Yer 23:25-26 Ada pula mimpi yang tidak berasal dari Tuhan. 

Pkh 5:3 Ada pula mimpi yang berasal dari memikirkan suatu hal yang berlebihan. 

Ujilah setiap mimpi:

1 Tes 5:19-20 – Jangan Padamkan Roh. Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. 

1 Yoh 4:1-2 – Jangan percaya segala roh. Setiap roh yang mengaku Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah. 

Mimpi yang berasal dari Allah pasti tidak bertentangan dengan firman-Nya. 

2. Meminta arahan dari Allah

Kejadian 40:18-23 (TB)

18 Yusuf menjawab: “Beginilah arti mimpi itu: ketiga bakul itu artinya tiga hari; 

19 dalam tiga hari ini Firaun akan meninggikan engkau, tinggi ke atas, dan menggantung engkau pada sebuah tiang, dan burung-burung akan memakan dagingmu dari tubuhmu.”

20 Dan terjadilah pada hari ketiga, hari kelahiran Firaun, maka Firaun mengadakan perjamuan untuk semua pegawainya. Ia meninggikan kepala juru minuman dan kepala juru roti itu di tengah-tengah para pegawainya:

21 kepala juru minuman itu dikembalikannya ke dalam jabatannya, sehingga ia menyampaikan pula piala ke tangan Firaun;

22 tetapi kepala juru roti itu digantungnya, seperti yang ditakbirkan Yusuf kepada mereka. 

23 Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya. 

Yusuf tidak punya motivasi buruk atau tersembunyi dalam mengartikan mimpi. Ia tidak memusingkan apakah arti mimpi itu menyenangkan atau tidak terhadap pandangan orang yang mendengar. 

Allah punya Kehendak, namun kita juga punya mimpi dan kehendak, kadang itu tidak cocok. Maka kita seharusnya mengutamakan kehendak Allah, bukan kehendak kita 

Tuhan bisa berbicara melalui berbagai cara.

Jangan berdoa, “Tuhan wujudkanlah impianku”. Rendahkan diri kita untuk mengikuti kehendak-Nya. Seharusnya doa kita, “Berikanlah kemampuan bagiku untuk bisa menerima kehendak Tuhan di atas impian kita.”

3. Membangun Impian untuk Tuhan

Mimpi yang kita dapatkan 

Kolose 1:16-18

Segala sesuatu diciptakan oleh dia dan Dari Diam. 

Reinhearrd Bonnke memiliki impian bagi orang Afrika supaya bisa memiliki Gereja yang besar sehingga banyak orang dapat dibawa kepada Kristus.

Yusuf 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *