03 - May - 2026

Apa yang menjadi prioritas hidup? Ps. John Sitorus IFGF Bekasi

By Febrian 03 April 2026 10.00 AM

Apa yang menjadi prioritas hidup?

Ps. John Sitorus IFGF Bekasi 

Altar yang dibangun Abraham 4 kali:

  1. The Altar di Shechem (Moreh): Allah menampakaan diriNya kepada Abraham pertama kali di Kanaan dan menianiikan Tuhan akan tanah tersebut menjadi milik keturunannya (Kejadian 12:6- 7).
  2. The Altar antara Bethel and Ai: Dibangun tidak lama dari yang pertama, Dimana Abraham memanggil “Nama Tuhan” (Kejadian 12:8).
  3. The Altar di Hebron (Mamre):after Dibangun setelah is berpisah dengan Lot dan tinggal di Mamre dan mengingatkan akan janjiNya akan tanah kanaa dan keturunan (Kejadian 13:14- 18).
  4. The Altar on Mount Moriah (Jehovah-Jireh): Altar yang angun Ketika mempersembahkan anaknya Isaac, Dimana da akhirnya diganti dengan domba. (Kejadian 22:9)

Altar artinya hubungan dengan Allah dalam kehidupan seseorang.

Fire artinya bukan menghanguskan tapi ketika Allah menyingkap sesuatu yang ia mau hidup lebih nyata dalam kehidupan seseorang. Allah bukan konsep lagi, tapi nyata dalam hidup.

The fire and the Altar

Attachments atau ikatan menyebabkan segala gerakan atau aktivitas kita tidak bisa jauh atau bebas dari mana kita terikat. Zakgeus dalam perjanjian baru, sebagai pemungut Cukai. Ia otomatis melakukan kebiasaan-kebiasaan jahat yang dilakukannya. Tapi, pada saat ia berjumpa dengan Yesus, maka ikatan itu dilepas dan ia berubah menjadi tidak lagi terikat pada kekayaan dan harta.

Zaman para rasul, ada orang bernama Simon yang melihat perbuatan para rasul yang melepas ikatan dan menyembuhkan penyakit. Ia pikir itu bisa dibeli. Akhirnya disingkap bahwa pemikirannya itu sesat.

Kejadian di Sodom dan Gomora, api belerang dicurahkan. Sebetulnya api itu menyingkap apa hal yang menjadi prioritas dalam kehidupan kita. Istri Lot menengok ke belakang, api itu menyingkap bahwa jiwanya masih terikat di kota nya. Harta bendanya di belakangnya masih mengikat dirinya. Akhirnya tragis karena istri Lot harus menjadi tiang garam.

Perselingkuhan bisa terjadi kalau perbuatan itu masih mengikat seorang Pria. Inilah yang menjadi sumber penyakit dalam keluarga. Ikatan kepada perzinaan itu membuat hancur keluarga. Api akan membakar dan terlihatlah apa yang menjadi prioritas dirinya.

Ada kesaksian dari Bp. Ir. Ciputra, sebelum ia meninggal dunia, terhantam kerugian besar dengan utang berbagai pihak, pada saat Covid. Ia kemudian diperkenalkan pada Kristus secara pribadi, di mana ia akhirnya menyerahkan segalanya pada Kristus. Ikatan batinnya hilang dan justru malahan Allah mengembalikan segala kekakayaan dan ia meninggal dunia secara tenang tanpa utang.

Ada kisah seseorang yang terbakar di dalam suatu rumah yang terbakar. Bukan karena ia tidak bisa keluar menyelamatkan dirinya. Ia terjebak karena berusaha mengeluarkan harta benda nya dari dalam rumah. Tidak disangka ia malah dimakan api.

Kejadian 19:1-5 (TB)

1 Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah, serta berkata: “Tuan-tuan, silakanlah singgah ke rumah hambamu ini, bermalamlah di sini dan basuhlah kakimu, maka besok pagi tuan-tuan boleh melanjutkan perjalanannya.” Jawab mereka: “Tidak, kami akan bermalam di tanah lapang.” Tetapi karena ia sangat mendesak mereka, singgahlah mereka dan masuk ke dalam rumahnya, kemudian ia menyediakan hidangan bagi mereka, ia membakar roti yang tidak beragi, lalu mereka makan. Tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom itu, dari yang muda sampai yang tua, bahkan seluruh kota, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung rumah itu. Mereka berseru kepada Lot: “Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka.”

Kisah ini mengerikan bukan? Kota Sodom dan kota Gomora ini dikuasai roh jahat secara menyeluruh. Bagaimana ceritanya Lot bisa memilih kota ini jadi tempat tinggalnya? Kenapa juga apakah tidak ada kota yang lain?

Lot pada waktu awal ditawari Abram untuk memilih mana tempat yang ia inginkan. Kalau kita lihat, dasar pemilihannya berdasarkan keuntungan, bukan tanya kepada Allah. Ia memilih berdasarkan kesuburan tanah, artinya ia mengutamakan keindahan kekayaan dan keuntungan. Pada kenyataannya tidak sama dengan tampak luarnya.

Dosa jarang datang dengan tampilan yang mengerikan, tapi selalu datang dengan keindahan, keuntungan, kenyamanan dan daya tarik yang luar biasa. Langkahnya, kemudian terikat dan menyerahkan tumbal. Dosa itu menarik dan seringkali memenuhi keinginan dan kebutuhan seseorang, namun sesungguhnya, “The Devil will not work for free“. 

Ini yang banyak juga terjadi: seseorang mungkin merasa ia mengenal Allah, namun memiliki hati yang masih melekat pada hal-hal yang keliru. Itulah yang disebut bukit-bukit pengorbanan berhala yang tidak dihancurkan.

Jangan sampai hidup kita melekat pada hal yang salah:

  1. Harta – Matius 6:21
  2. Masa lalu – Yeremia 29:11
  3. Dosa – 1 Yohanes 2:15

Apa yang seharusnya kita ikat dalam hati kita: FIRMAN ALLAH

Ingin tetap tinggal tapi ditarik oleh Kemurahan Allah. Kejadian 29:12-16.

Ada kejadian Gunung Pelee tahun 1902. Kejadian itu orang diberitahu gunung itu akan meletus. Mereka akhirnya hancur karena tidak mau meninggalkan tempat tinggal yang mereka sayangi. Tragisnya 28.000 orang meninggal dunia dalam hitungan detik. Mereka hancur karena mencintai dunia lebih dari hidupnya.

Lot dikasihani Allah dan digandeng oleh Malaikat untuk lari menghindar Api belerang dari langit. Itu bukti bahwa Allah bukan “pasif” sebaliknya “pro-aktif” menyelamatkan orang demi keselamatannya. Namun, ironisnya istri Lot menengok ke belakang (otomatis) berhenti berlari, dan tergilas api belerang yang bergerak sangat cepat dan tepat di belakang mereka.

Arah hati yang benar, bisa berubah karena “tidak rela” meninggalkan kehidupan lamanya.

Terkadang Api dibutuhkan:

  1. Untuk membebaskan keterkaitan yang tidak rela dilepaskan oleh hati manusia. Sebuah intervensi yang tegas dari pihak Tuhan.
  2. Untuk menyatakan apa yang sebetulnya mengikat hati kita. Jika ada hal yang kita pegang dengan erat dan tidak mau kita lepaskan. Allah mau kita hanya melekat pada Allah, bukan pada yang lain.

Istri Lot malah kehilangan nyawanya, karena masih terikat pada harta dan kehidupan nya yang lama. Sementara cara Allah adalah seperti itu, mau memutus keterikatan dengan dosa dan mau kita membangun Altar dalam hidup kita.

God’s Fire doesn’t Come to destroy you, but to free you from what would destroy you.

Allah terpaksa harus menurunkan api, untuk menghancurkan sistem yang mengikat kita dengan segala hal buruk.

Agere Contra: Tuhan tidak memanggil keluar, tapi masuk ke dalam hidup yang baru. Hidup itu dimulai dari satu langkah ketaatan yang penuh.

Bangun Altar karena Allah yang menjaga kehidupan kita untuk tetap dalam keterikatan dengan Allah.

Tuhan Yesus memberkati.

Amin.