
Edisi 2 – Sikap hati dalam mendengarkan Firman Tuhan – Seri Renungan Pagi
By Febrian 06 September 2026 05:11 AM
Shaloom Bapak Ibu Saudara/i yang terkasih dalam Kristus Yesus. Dalam kesempatan ini kita akan merenungkan firman Tuhan, bagaimana sikap hati kita dalam mendengarkan firman Tuhan. Semoga kita bisa mendapat hikmat dan pengetahuan dari Tuhan. Kiranya Tuhan Yesus memberkati.
Sikap Hati dalam mendengarkan firman Tuhan
(Perumpamaan tentang Pelita dan Takaran)
Mark 4:21-25
21 He also said to them, “A lamp isn’t brought to be put under a basket or under a bed, is it? Isn’t it to be placed on a lampstand? 22 For nothing is hidden except to be revealed, and nothing concealed except to be brought to light. 23 If anyone has ears to hear, he had better listen!”
24 And he said to them, “Take care about what you hear. The measure you use will be the measure you receive, and more will be added to you. 25 For whoever has will be given more, but whoever does not have, even what he has will be taken from him.”
Terjemahan bebas Google Translate:
Markus 4:21-25
21 Ia juga berkata kepada mereka, “Lampu itu tidak dibawa untuk diletakkan di bawah keranjang atau di bawah tempat tidur, bukan? Bukankah lampu itu diletakkan di atas kaki lampu? 22 Sebab tidak ada yang tersembunyi kecuali untuk dinyatakan, dan tidak ada yang dirahasiakan kecuali untuk diungkapkan. 23 Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, sebaiknya ia mendengarkan!”
24 Lalu Ia berkata kepada mereka, “Berhati-hatilah dengan apa yang kamu dengar. Ukuran yang kamu gunakan akan menjadi ukuran yang kamu terima, dan akan ditambahkan lagi kepadamu. 25 Sebab barangsiapa mempunyai, akan diberikan lebih banyak lagi, tetapi barangsiapa tidak mempunyai, bahkan apa yang dimilikinya akan diambil darinya.”
Penjelasan:
- Kepada siapa Tuhan Yesus mengatakan ayat-ayat ini? Markus 4:10 Kepada pengikut-pengikut-Nya dan kedua belas murid.
- Dalam rangka apa Tuhan Yesus mengatakan perumpamaan itu kepada mereka? Tuhan Yesus sebelumnya mengajar mereka tentang firman yang ditabur kepada beberapa tipe orang yang mendengar firman. Ia mengajar para murid untuk mendengar firman dengan baik, agar suatu kali mereka harus juga memberitakan firman itu mereka bisa paham apa yang harus dikatakan. Sebab, suatu kali nanti, tidak ada suatu kabar baik yang akan tersembunyi dan tidak diperkatakan, tidak ada suatu rahasia yang tidak akan diungkapkan. Dalam Lukas 8:18 “Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya.”
- Pesan inti: Tuhan Yesus mau setiap murid-Nya mendengarkan perkataan-Nya dengan seksama, karena orang yang sungguh-sungguh memahami firman, akan semakin ditambahkan hikmatnya, sebaliknya orang yang acuh tidak acuh akan firman, maka semua firman yang ada padanya akan dihapus. Orang seperti itu dianggap tidak berguna bagi Allah.
Renungan:
- Mendengar firman Tuhan mungkin sudah ribuan kali sepanjang hidup kita, dari Sekolah Minggu hingga sekarang. Tetapi apakah semua firman yang kita dengarkan itu sanggup kita beritakan lagi kepada orang lain?
- Menyimak khotbah di Gereja mungkin sudah setiap Minggu, tetapi apakah firman Tuhan itu ingat kita beritakan lagi kepada orang-orang di sekitar kita? Mungkinkah kita sendiri jangan-jangan sudah lupa sepulang dari Gereja?
- Apakah kita selama ini punya tekad yang kuat untuk belajar firman secara sungguh-sungguh, tetapi gugur di tengah jalan? Atau malahan sudah sering melayani Tuhan dengan membawakan khotbah, tetapi waktu menghadapi goncangan hidup malahan ragu lagi akan kebenaran firman Tuhan?
Doa:
Tuhan Yesus, kami hadir menghadap firman Tuhan kali ini, kami berterima kasih atas segala peringatan buat kami hari ini. Firman ini mengingatkan kami untuk belajar firman secara sungguh-sungguh, karena sesungguhnya kami punya tugas sebagai pemberita Injil dan menjadikan semua bangsa murid Tuhan. Namun, mungkin saat ini kami masih kosong Tuhan, segala firman yang kami dengar banyak yang hilang. Mohon ampun ya Tuhan. Kiranya mulai sekarang, kami Tuhan ubahkan menjadi orang yang mau belajar bersungguh-sungguh akan segala firman yang telah Tuhan beritakan bagi kami, untuk kami bagikan juga kepada orang lain yang membutuhkannya.
Demikianlah doa kami Tuhan. Mohon Tuhan Kabulkan. Di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus Juru Selamat kami yang hidup, kami berdoa.
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
2 Timotius 4:2
Amin.
