Beyond Miracles – Ps. John Sitorus – IFGF Bekasi

Beyond Miracles – Ps. John Sitorus – IFGF Bekasi

Allah bekerja tidak selalu dalam Mukjizat, namun Ia bisa bekerja dengan cara yang biasa saja. 

Pelajari hidup Nick Vujicic yang tidak punya tangan dan kaki. Ia berdoa mendapat mukjizat, bahkan ia menyimpan sepasang sepatu untuk menyambut mukjizat Allah. 

Namun ia menjadi saksi hidup, bahkan bisa keliling dunia memberitakan pekerjaan Allah dalam hidup kita.

Kita belajar tentang Yakub dalam Kejadian 30 – 33. Ada kejadian Mukjizat dia melihat tangga ke Surga. Namun di sisi lain, ia melakukan semuanya dengan cara yang biasa juga. Ia bekerja beternak dsb. Sama seperti kita bekerja. 

Mari kita mengharap Allah bekerja, tidak saja dengan Mukjizat, tapi dalam hal-hal yang umum terjadi:

1. Allah bekerja dalam tanggung jawab keseharian kita

Kej 30:25-30

Proses Yakub bekerja, dapat penghasilan, kemudian mendapat berkat dari Allah yang luar biasa. Jadi pekerjaan yang dilakukan itu biasa, tapi Yakub mengerjakan semuanya secara luar biasa. Dari melihat itu, Allah membalaskan berlipat ganda atas kesungguhan nya itu. 

Kita tidak sadar membentuk Paradigma, bahwa Allah menjawab atau bekerja hanya pada hari Minggu atau hanya dengan cara yang luar biasa saja. Namun, nyatanya Allah tidak hanya itu saja cara-Nya memberi berkat. 

Lihatlah Yakub yang bekerja 20 tahun kepada Laban Mertuanya. Yakub bekerja keras dan menghasilkan keuntungan bagi mertuanya, tapi Allah memberkati dia. Allah bekerja tidak hanya melalui mukjizat namun bisa juga dengan cara-cara yang ‘biasa’ saja. 

Providence = Allah menyediakan segala kebutuhan Yakub dengan cara-cara yang biasa saja. 

Kejadian 31:42 – Yakub memperoleh kekayaannya tidak dengan keajaiban, tetapi dengan bekerja keras dalam bentuk pekerjaan yang umum dilakukan orang. 

Allah bekerja melalui tanggung jawab kita. 

Ada quote CS Lewis:

Hardship often prepares an ordinary, person for an extraordinary destiny. 

Kesulitan sering kali mempersiapkan orang biasa untuk sebuaht takdir yang luar biasa.

Kalau kita setia maka Allah sedang mempersiapkan takdir yang luar biasa. 

Ingatlah kisah Yusuf yang nasibnya diubah Allah dari orang yang paling sulit, menjadi wakil kaisar bangsa besar.

2. Absent ini unfair place

Allah tidak pernah tidak memperhatikan setiap orang yang diperlakukan tidak adil.

Kejadian 31:6-9

Laban 10 kali melakukan kecurangan pada Yakub. 

Kej 31:41-42

Yakub mengatakan bahwa Laban itu sudah mengganti nilai gaji nya selama bekerja. Ia juga mengganti Rahel dengan Lea.

3. Life is unfair but God is so good

Yakub mengalami ketidakadilan karena Laban, tapi Yakub tidak membalasnya, apalagi berbuat kejahatan. Mengapa bisa begitu? 

Yakub mungkin kesal, sedih tapi ia mengenal Allah nya. Ia kenal bahwa Allah tetap Allah Yang Maha Baik. Integritas kita jangan berkurang. 

Ada hal-hal yang tidak bisa kita toleransi lagi, namun itulah mungkin pendidikan Allah bagi kita. Di saat seperti itu, kita mungkin berada di titik terendah dalam hidup kita. Bisa jadi rasanya kita ingin menyerah, namun sadari lah, bahwa kita bisa bertahan di tengah ujian. 

Bob Sorge Quote:

Ketika anda berseru pada Tuhan untuk keadilan, la tidak hanya, merespon karenal la mencintaimu, tetapi karena Ia mencintai keadilan.

3. Before the door opens

Sebelum pintu terbuka, Allah mau kita bertahan, prosesnya belum selesai. 

Kejadian 30:41-43

Allah mengizinkan itu terjadi. Allah masih memproses Yakub. Keturunannya akan menjadi umat pilihan Allah, sekarang betul mungkin masih sulit dan seperti tidak ada harapan.

Ada pasangan yang belum memiliki keturunan, sabar saja. Ada waktunya. Bahkan ada orang yang menantikan pasangan, sabar saja, Allah mungkin masih memproses kita. 

Jadi apa yang perlu diubah ketika tidak ada yang berubah?

Ada seorang dokter yang mengangkat anak untuk diadopsi. Namun, anaknya belakangan diketahui autis. Logikanya mereka seharusnya merasa seperti kena kutuk. Namun keluarga si dokter menerima anak itu dengan lapang dada dan ia malahan membuka Autism Center di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Orang itu memilih berjalan di pilihan yang benar.

Ubahlah cara pandang kita pada saat mengalami saat yang terbawah dalam hidup kita. Allah kita sanggup mengatasi segala masalah kita. Bersabarlah dan Nantikanlah penggenapan janji-Nya. 

Allah bekerja melalui mukjizat, atau pun melalui kejadian-kejadian umum yang sebetulnya melatih iman kita agar kuat dan bertahan. 

Allah tidak pernah absen menemani kita, Tuhan Yesus bahkan meninggalkan Surga demi menyelamatkan kita. Itu jaminan kita. 

Amin. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *