Independence Day – Indonesia 81st Anniversary
By Febrian 16 Agustus 2026
Independence Day – Indonesia 81st Anniversary
“The Nation we believe in”
Trust = mempercayai kan diri kita kepada negara yang sudah 81 tahun merdeka.
Yeremia 29:4-7
“Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel, kepada semua orang buangan yang diangkut ke dalam pembuangan dari Yerusalem ke Babel: Dirikanlah rumah untuk kamu diami; buatlah kebun untuk kamu nikmati hasilnya; ambillah isteri untuk memperanakkan anak laki-laki dan perempuan; ambilkanlah isteri bagi anakmu laki-laki dan carikanlah suami bagi anakmu perempuan, supaya mereka melahirkan anak laki-laki dan perempuan, agar di sana kamu bertambah banyak dan jangan berkurang. Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.
1. Berakar dan Berkarya
Dirikanlah rumah untuk kamu nikmati, kebun untuk kamu nikmati. Kesediaan orang benar untuk berakar dan berkarya.
Nasionalisme sejati terukur dari kesediaannya untuk BERAKAR.
Yeremia 29:5 – Karena Indonesia adalah RUMAH.
Yeremia 29:5-7
29:5 Dirikanlah rumah untuk kamu diami; buatlah kebun untuk kamu nikmati hasilnya; 29:6 ambillah isteri untuk memperanakkan anak laki-laki dan perempuan; ambilkanlah isteri bagi anakmu laki-laki dan carikanlah suami bagi anakmu perempuan, supaya mereka melahirkan anak laki-laki dan perempuan, agar di sana kamu bertambah banyak dan jangan berkurang! 29:7 Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.
Kejahatan akan menang bila orang benar
2. Bertumbuh bersama
Anak Tuhan bertumbuh bersama di negeri yang diberikan Tuhan bagi kita.
Yeremia 29:6
ambillah isteri untuk memperanakkan anak laki-laki dan perempuan; ambilkanlah isteri bagi anakmu laki-laki dan carikanlah suami bagi anakmu perempuan, supaya mereka melahirkan anak laki-laki dan perempuan, agar di sana kamu bertambah banyak dan jangan berkurang!
Yeremia hidupnya tidak enak, tapi Ia menguatkan bangsa Israel.
Iman itu tetap percaya pada Tuhan di Tengah keadaan yang tidak ideal.
Yeremia 29:11-12
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan 1 kamu;
Bangsa Israel waktu itu hidup di tengah pembuangan. Jadi tidak punya lagi kebanggaan akan dirinya.
Mazmur 137:1-4
Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kita duduk sambil menangis, apabila kita mengingat Sion. Pada pohon-pohon gandarusa di tempat itu kita menggantungkan kecapi kita. Sebab di sanalah orang-orang yang menawan kita meminta kepada kita memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang menyiksa kita meminta nyanyian sukacita: “Nyanyikanlah bagi kami nyanyian dari Sion!” Bagaimanakah kita menyanyikan nyanyian TUHAN di negeri asing
