
The fire that reveals our portion – Fire and the Altar – Ps. Erna Iskandar – IFGF Bekasi
By Febrian 24 Mei 2026
Fire and the Altar – Ps. Erna Iskandar – IFGF Bekas
The fire that reveals our portion
Kita diajar 4 Minggu The fire that reveals our:
- Attachment
- Source
- Worries
- Portion
Ada hal lain yang lebih penting untuk dibawa dalam hidupku – Marie Kondo
Tidak semua hal harus kita bawa dari masa lalu kita. Kita mungkin sudah “tercetak” dengan pola hidup yang itu-itu juga sepanjang hidup kita.
Bukan berarti kalau kita berfikir tidak bisa melakukan suatu hal baru, maka kita tidak bisa.
Kejadian 21 mengatakan bahwa Abraham melepaskan apa uakh bukan bagian dari penggenapan janji Tuhan. Abraham menunggu 25 tahun janji Allah. Istrinya Sarai meminta Abraham untuk mengambil budaknya, Hagar untuk melahirkan anak buat Sarai.
Baru lama setelah itu Sarai betul melahirkan Ishak secara ajaib di usia tua nya.
Berikut adalah pelajaran mengenai penggenapan janji Allah:
1. Bagian kita lahir dari Janji bukan usaha manusia
Ismael dan Hagar kemudian membuat masalah dengan Ishak.
Galatia 4:21-31
Hagar melambangkan perbudakan dan Sarai menggambarkan kemerdekaan.
Hagar dan Ismael kemudian diusir Sara, kelaparan dan hampir mati, namun dikasihani dan dipelihara Allah.
Cloudseeding atau Rekayasa Cuaca untuk memancing turunnya hujan. Banyak area yang tertolong, tapi di area lain tetap kering. Walaupun kita bisa membuat hujan yang menguntungkan, namun itu ternyata ada efek samping nya. Cuaca bisa terganggu.
Jadi ilustrasi itu menggambarkan seringkali segala yang palsu atau tiruan, pasti mengandung efek samping uang bisa berbahaya.
Apa yang lahir dari usaha manusia, bisa terlihat serupa. Tetapi sesungguhnya bobot tidak bisa sama dengan aslinya. Demikian pula penggenapan janji, jika itu bukan yang sesuai kehendak Allah maka itu tidak akan memiliki bibit sesuai rancangan Allah.
Merdeka vs Perhambaan:
Performa: fokusnya terus membuktikan diri. Seringkali dampaknya, stress takut gagal, hidup di bawah tekanan untuk hidup sempurna.
Kasih karunia: fokus pada apa yang Kristus sudah lakukan bagi kita.
Serahkan kendali hidup kita, serahkan takhta hidup kita bagi Allah, tugas kita hanya mengucap syukur pada-Nya.
Lukas 1:37
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
2. Api menyatakan bagian kita yang sesungguhnya
Kejadian 21:9-12
Sara mengadukan perkaranya kepada Abraham, yang memberikan kuasa kepada Sarai. Allah berfirman pada Abraham untuk paham akan rancangan-Nya dalam Ishak sebagai keturunan Perjanjian Allah.
Api mampu membuka jalan bagi kehidupan yang baru.
Apa yang terlihat hancur, ternyata jadi permulaan apa yang Tuhan hendak nyatakan.
Untuk Abraham setelah Hagar diusir, maka bisa memulai lembaran baru dengan Sara ke masa depan yang lebih cerah. Tuhan mau Abraham berjalan ke masa depan, berdasarkan rancangan Allah dalam dirinya.
Milikilah pemikiran yang sederhana, Api mengembalikan fokus kepada porsi yang sesungguhnya.
3. Api menjaga kita tetap di dalam Janji-janji-Nya.
Kejadian 21:12-14
Ahli waris perjanjian Allah dalam kehidupan Abraham adalah Ishak, bukan Ismael. Namun, Allah juga memelihara Hagar dan menjadikan keturunan Ismael menjadi bangsa yang sesar juga.
Ketika Tuhan menyatakan janji-Nya dengan api, bahwa kita perlu melepaskan apa yang perlu kita lepaskan, jika kita mau bertahan dalam menjalani janji-janji-Nya.
Melepaskan apa yang harus kita lepaskan, bukan berarti kita akan kehilangan arah, namun justru menjaga kita dapat bertahan tetap inline dengan rancangan Allah dalam kehidupan kita.
Pegang janji Allah, jalani dulu apa yang kita punyai sekarang. Jangan hidup dalam khayalan dan melenceng dari kehendak Allah. Jangan melampaui apa yang ada tertulis, berikan segala kehormatan dan otoritas kepada Allah dalam mengetahui rencana-Nya.
