Shaloom bapak Ibu Saudara/i yang terkasih dalam Kristus Yesus. Hari ini kita akan merenungkan bersama firman Allah tentang Hari TUHAN sudah dekat dan Allah akan memulihkan umat-Nya. Kiranya Tuhan Yesus memberikan kita hikmat dan pengetahuan agar dapat memahami firman Allah tersebut.
Tuhan Yesus memberkati.
Obaja 1 <– Klik di sini untuk membaca seluruh ayat
Hari TUHAN sudah dekat dan Allah akan memulihkan umat-Nya
Obaja 1:15-21
15 Sebab telah dekat hari TUHAN menimpa segala bangsa. Seperti yang engkau lakukan, demikianlah akan dilakukan kepadamu, perbuatanmu akan kembali menimpa kepalamu sendiri. Sesungguhnya, seperti kamu telah minum di atas gunung-Ku yang kudus, segala bangsapun akan minum dengan tidak henti-hentinya; bahkan, mereka akan minum dengan lahap, dan mereka akan menjadi seakan-akan mereka tidak pernah ada.
Tetapi di gunung Sion akan ada orang-orang yang terluput, dan gunung itu akan menjadi tempat kudus; dan kaum keturunan Yakub akan memiliki pula tanah miliknya. Kaum keturunan Yakub akan menjadi api dan kaum keturunan Yusuf menjadi nyala api, dan kaum keturunan Esau menjadi tunggul gandum: mereka akan membakar dan memakan habis sekaliannya, dan dari kaum keturunan Esau tidak ada seorangpun yang terlepas, sebab Tuhanlah yang berfirman demikian. Maka orang-orang Tanah Negeb akan memiliki pegunungan Esau, dan orang-orang Daerah Bukit akan memiliki tanah orang Filistin. Mereka akan memiliki daerah Efraim dan daerah Samaria, dan suku Benyamin akan memiliki daerah Gilead. Orang-orang Israel yang diangkut ke dalam pembuangan akan memiliki tanah orang Kanaan sampai ke Zarfat; dan orang-orang Yerusalem yang diangkut ke dalam pembuangan, yang ada di Sefarad, akan memiliki kota-kota di Tanah Negeb. 21 Penyelamat-penyelamat akan naik ke atas gunung Sion untuk menghukumkan pegunungan Esau; maka Tuhanlah yang akan empunya kerajaan itu.
Dari ayat bacaan di atas, dapat kita pelajari secara detail sebagai berikut:
1. Hari TUHAN akan segera tiba
Obaja 1:15-16
Sebab telah dekat hari TUHAN menimpa segala bangsa. Seperti yang engkau lakukan, demikianlah akan dilakukan kepadamu, perbuatanmu akan kembali menimpa kepalamu sendiri.
Sesungguhnya, seperti kamu telah minum di atas gunung-Ku yang kudus, segala bangsapun akan minum dengan tidak henti-hentinya; bahkan, mereka akan minum dengan lahap, dan mereka akan menjadi seakan-akan mereka tidak pernah ada.
Hari TUHAN adalah hari penghakiman Allah yang mengerikan:
Amos 5:18
Celakalah mereka yang menginginkan hari TUHAN! Apakah gunanya hari TUHAN itu bagimu? Hari itu kegelapan, bukan terang!
Amos 8:9
“Pada hari itu akan terjadi,” demikianlah firman Tuhan ALLAH, “Aku akan membuat matahari terbenam di siang hari dan membuat bumi gelap pada hari cerah.
Zefanya 1:14
Hari penghakiman TUHAN sudah dekat, ya, sudah sangat dekat, bahkan akan tiba dengan segera. Hari itu penuh kepedihan, sehingga prajurit-prajurit yang paling perkasa pun akan meraung-raung karena putus asa!
Tuhan sedang menegur bangsa Edom, yang sebenarnya masih saudara dekat dengan bangsa Israel. Masalahnya, waktu bangsa Israel lagi susah karena diserang musuh, bangsa Edom ini malah jahat sekali. Bukannya menolong, mereka malah cuma menonton sambil tertawa senang melihat saudaranya menderita, bahkan mereka tega ikut mengambil barang-barang milik Israel dan membantu musuh menangkap orang-orang yang mau melarikan diri. Karena itu, Tuhan berfirman, bahwa apa yang mereka tanam, itulah yang akan mereka tuai. Jika menanam kejahatan maka Allah sendiri yang akan memberi mereka menuai kehancuran.
Jadi sesungguhnya, Allah mau mengingatkan bahwa siapa pun yang senang dan ikut menyiksa orang yang lagi kesusahan, kelak dia akan merasakan balasan yang sama beratnya dengan kejahatan yang dia lakukan itu.
2. Umat yang terluput diberi milik pusaka mereka
Obaja 1:17
Tetapi di gunung Sion akan ada orang-orang yang terluput, dan gunung itu akan menjadi tempat kudus; dan kaum keturunan Yakub akan memiliki pula tanah miliknya.
Setelah bicara soal hukuman bagi yang berbuat jahat, sekarang Tuhan memberikan kepastian buat bangsa Israel yang sedang menderita. Tuhan menegaskan bahwa mereka tidak akan habis begitu saja. Nanti, akan ada waktunya mereka bisa pulang ke kota mereka sendiri dengan aman. Tempat tinggal mereka yang dulu dihancurkan bakal jadi tempat yang terhormat lagi. Dan yang paling penting, semua tanah atau hak yang pernah dicuri oleh musuh, akan Tuhan serahkan kembali ke tangan mereka. Jadi, inti pesannya adalah: ‘Jangan menyerah, karena Tuhan akan memulihkan dan mengembalikan semua yang menjadi milik kalian.
Seperti seorang ayah yang mendidik anaknya yang nakal dengan hukuman yang diberikan, namun di hati ayah itu tetap ingin anaknya berubah dan menjadi baik. Sang ayah memberikan dorongan dan dukungan bagi anaknya agar tidak menyerah dan kembali ke jalan yang benar, karena kalau ia sudah sadar akan perilakunya yang keliru selama ini, maka kehidupannya akan nyaman dan tenteram kembali seperti sediakala.
Bagi kita di masa kini, mungkin kita juga seringkali terbujuk rayu oleh iblis dan kuasa kegelapan, akhirnya kita tersesat dan jatuh ke dalam dosa. Kehidupan yang kita alami semenjak itu bisa jadi adalah masa-masa suram yang membuat kita tidak mengalami sukacita sama sekali. Kita kemudian mungkin berdoa dan memohon Allah untuk mengubah kehidupan menjadi baik. Namun sepertinya doa kita tidak dijawab, bahkan keadaan semakin buruk, sadarilah bahwa sesungguhnya itu bukan karena Allah jahat dan kejam, namun kita masuk dalam fase pendidikan-Nya.
Jika sudah sadar akan kesalahan yang kita perbuatan, maka bertobatlah dan kembalilah kepada Allah, maka Tuhan Yesus Kristus yang adalah pemilik kita, akan menjadi Imam Besar Agung bagi kita di hadapan Allah, agar hubungan kita dipulihkan kembali. Di saat hubungan kita dipulihkan dan mulai dikembalikan seperti sedia kala, maka kita akan segera bekerja kembali bagi Allah. Kristus tidak pernah jauh dari kita, ia hanya sejauh doa.
Ibrani 4:14
Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.
Mari sejenak kita ingat kesaksian hidup Ayub yang telah selesai mengalami penderitaannya yang sangat mengerikan, yaitu:
Ayub 42:5-6
Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu.”
Jadi sesungguhnya, melalui kisah Ayub dan kisah Obaja tersebut di atas, kita belajar bahwa teguran Tuhan sebenarnya bertujuan agar setiap umat-Nya menyadari segala dosa dan keterbatasannya. Dengan begitu, kita datang mendekat kepada-Nya, tidak lagi sekadar mengenal Tuhan dari kata orang, melainkan mengalami sendiri kuasa dan kasih-Nya secara nyata dalam kehidupan pribadi.
3. Umat Israel keturunan Yakub akan mengalahkan Edom keturunan Esau
Obaja 1:18
Kaum keturunan Yakub akan menjadi api dan kaum keturunan Yusuf menjadi nyala api, dan kaum keturunan Esau menjadi tunggul gandum: mereka akan membakar dan memakan habis sekaliannya, dan dari kaum keturunan Esau tidak ada seorangpun yang terlepas, sebab Tuhanlah yang berfirman demikian.
Demikianlah umat Allah jika datang dan mendekat kepada-Nya, maka Api Kuasa dan Kemuliaan-Nya pun akan dikembalikan kepada mereka, untuk dapat mengalahkan bangsa yang telah menghina Allah dan umat-Nya.
Setiap kita yang mau meninggalkan jalan yang salah, kemudian kembali ke jalan kebenaran Allah, serta rela menjalankan segala pekerjaan pelayanan kepada Allah dan menerima segala konsekuensinya, maka Allah akan memulihkan hidupnya.
4. Kerajaan Israel dipulihkan di Sion
Obaja 1;19
Maka
- orang-orang Tanah Negeb akan memiliki pegunungan Esau, dan
- orang-orang Daerah Bukit akan memiliki tanah orang Filistin. Mereka akan memiliki daerah Efraim dan daerah Samaria, dan
- suku Benyamin akan memiliki daerah Gilead.
- Orang-orang Israel yang diangkut ke dalam pembuangan akan memiliki tanah orang Kanaan sampai ke Zarfat; dan
- orang-orang Yerusalem yang diangkut ke dalam pembuangan, yang ada di Sefarad, akan memiliki kota-kota di Tanah Negeb.
21 Penyelamat-penyelamat akan naik ke atas gunung Sion untuk menghukumkan pegunungan Esau; maka Tuhanlah yang akan empunya kerajaan itu.
Perhatikan firman TUHAN, Allah Semesta Alam, yang mengucapkan Janji-Nya bagi umat-Nya di Sion, yaitu mereka akan kembali menduduki tanah-tanah milik pusaka mereka. Allah berjanji akan memulihkan keadaan mereka serta menghukum Esau yaitu bangsa-bangsa yang menghina-Nya dan umat-Nya.
Jadi secara keseluruhan kitab Obaja yang telah kita pelajari hari ini, bahwa Tuhan tidak tinggal diam melihat kesombongan dan ketidakpedulian. Tuhan menginginkan kita memiliki kasih yang tulus, terutama saat melihat orang lain, termasuk terhadap mereka yang tidak disukai apalagi di saat sedang mengalami kesulitan.
Kita diingatkan bahwa sikap “masa bodoh” atau merasa senang di atas penderitaan orang lain adalah perbuatan yang mendatangkan teguran Tuhan, karena setiap tindakan kita akan kembali ke kepala kita sendiri. Namun, di balik itu, Tuhan memberikan kepastian bahwa bagi setiap orang yang mau rendah hati dan berserah, selalu ada pemulihan dan jalan pulang. Tuhan adalah pemegang keadilan yang sempurna; Dia akan membela yang tertindas dan mengembalikan apa yang hilang pada waktunya.
“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
Ibrani 4:16
Amin.


