
Something Different – IFGF Bekasi
Kita harus sadar bahwa dunia sudah tiba akhir zaman. Kita harus tahu perbedaan kita dari orang dunia yang tidak mengenal Kristus.
Something Different
Orang Kristen hidupnya tidak berbeda dengan cara hidup orang yang memusuhi Kristus.
1. Faith Comes by Hearing
Seharusnya IFGF Bekasi tidak kosong, kita musti bergerak. Cari jiwa.
Jadi apa bedanya orang Kristen dengan orang dunia? Semua orang percaya Tuhan, mau masuk Surga, semua mau masuk sana.
Jangan berfikir kita bisa hidup panjang umur.
2. Covenant with God
Memutuskan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat kita.
Kita hidup dengan Covenant dengan Allah. Kita ini punya ikatan perjanjian dengan Allah. Yang membangun hidup kita adalah Allah sendiri dari dalam.
Pondasi yang kokoh itu akan menjadi modal untuk bisa bertahan di tengah badai kehidupan.
Tuhan Yesus menyediakan segala sesuatu yang diperlukan kita. Kejujuran adalah perbuatan yang nomor satu dalam hidup. Jika ada krisis maka orang jujur dibela oleh Tuhan.
Kejadian 15
Allah memberi janji kepada Abram di kala kehidupannya tidak stabil. Ia akan punya keturunan seperti bintang di langit, pasir di laut. Bagaimana bisa?
1. God established through Promise not by our performances.
Allah memberi bukti atas janji-Nya, bukan karena kehebatan kita, tapi karena kesetiaan-Nya. Abram percaya kepada Allah. Itu diperhitungkan Allah sebagai kebenaran.
Contoh misalnya seorang Ayah menjanjikan sesuatu kepada anaknya, rasanya tidak ada anak yang bertanya apakah ayahnya punya uang atau tidak. Anak itu tahu dan kenal kemampuan ayahnya.
Ps. Hanna pernah lihat anaknya kepingin sekali punya sepeda roda tiga. Ps. Hanna tidak punya uang, jadi ia menabung sampai punya uang dibelikan pada waktu ulang tahun. Anaknya senang sekali. Ia percaya penuh pada orangtuanya dan tidak menagih. Ia bergantung dan percaya sepenuhnya.
Dua orang bersehati minta diberkati dan percaya. Akhirnya Ps. Hanna dan suaminya diberi mobil untuk melayani bersama 3 orang anaknya. Itulah iman yang berbuah.
Jangan membangun iman kita di atas uang dan harta kita. Bisa goyah.
Membangun kehidupan kita di atas janji-Nya. Renungkan firman itu siang dan malam. Apa yang terjadi itu bukan karena usaha kita, melainkan oleh anugerah Allah.
2. God established in the middle of fear
Allah selalu ada di tengah-tengah badai dan ketakutan.
Ps. Hanna divonis mati 6 bulan, karena Cancer. Sebagai pendeta sekalipun kuatir. Seluruh keluarga digerakkan untuk doa dan pergumulan, iman didoakan dengan teguh. Ps. Hanna diberi kesembuhan Illahi dengan ajaib. Dinyatakan clear 100% bersih dari Cancer. Ps. Hanna sudah 8 tahun disembuhkan Allah. Usia sekarang 68 tahun.
Pelayanan Ps. Hanna sekeluarga diawali di GKI Bungur, dari jam 7 pagi hingga malam, bersama 3 orang anak mereka. Allah tidak melupakan hamba-Nya yang setia.
Jika seseorang diberi tanpa khawatir, maka akan menjadi sombong. Abram diberi kekhawatiran 25 tahun menantikan pembuktian janji Allah.
Cari Tuhan dengan sungguh-sungguh dan iman janji Allah dengan ucapan syukur. Pada saat kita pegang tangan Allah, maka kita tidak akan takut sama sekali. Bapa kita di surga tidak akan pernah tinggalkan kita.
Kesaksian Ps. Hanna di Madagaskar, kebaktian dari pk.09.00 sd 15.30. Mereka doa dengan bersujud sampai ke ranah. Ada lagi kebaktian di Addis Ababa Ethiopia, kebaktian di tenda tanpa Kipas Angin. Panas dan berkeringat, tapi jemaat sangat serius dan rindu mencari Tuhan.
Kita harus ikut Tuhan pikul salib bayar harganya. Iman bahwa janji Tuhan ya dan amin.
Keberanian bukan berarti tanpa ketakutan, tapi berjalan bersama Tuhan, melintasi ketakutan itu dengan memegang tangannya.
3. God established by Covenant not by control
Allam menjamin segala yang ada dalam hidup kita. Ini bagaikan duduk di mobil dengan seat belt. Allah menjamin kita karena terikat dengan Covenant. Bukan karena kita kuat tapi Covenant itulah yang menguatkan kita.
Allah membuat Covenant dengan Abram. Di Perjanjian baru ada Covenant dengan Kristus. Hidup kita kuat dan kokoh di dalam Kristus. Kita tidak akan jatuh.
Mungkin hari ini kita goyah, atau capek menjalani hidup, karena kita mengontrol hidup kita sendiri. Mari datanglah dalam Covenant dengan Allah, maka hidup kita akan menjadi Something Different.
Hidup kita kokoh bukan karena tidak pernah jatuh, tapi Kristus menopang kita. Bukan karena usaha kita tapi Iman kepada Kristus. Kita bukan saja menerima pengampunan, melainkan juga menerima peneguhan dari Allah.
Pertanyannya: Apakah kita sudah masuk dalam Covenant dengan Allah?
Amin.


