Mazmur 112 Part 1 tentang "Kebahagiaan dalam Takut akan Tuhan" by Febrian

02 April 2025 

Mazmur 112 tentang "Kebahagiaan dalam Takut akan Tuhan"

Bapak Ibu Saudara/i yang terkasih dalam Kristus Yesus. Dalam Kesempatan ini kita akan merenungkan bersama mengenai kebahagiaan yang dialami oleh orang-orang yang hidupnya takut akan TUHAN dan mengenal segala kehendak-Nya. 

Semoga Tuhan memberikan pemahaman dan hikmat-Nya bagi kita semua. Tuhan Yesus memberkati.

Mazmur 112:1-10 [TB] <-- Klik di sini untuk membaca keseluruhan ayat

Siapakah yang disebut "orang yang  Takut akan TUHAN"?

Mazmur 112:1

1 Haleluya! 
Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, 
yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. 

Jadi berikut inilah ciri-ciri orang yang dimaksud oleh Pemazmur, dengan "Orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya":

Amsal 2:1-6

Faedah dari pada menuntut hikmat

2:1 Hai anakku, jikalau engkau 

  1. menerima perkataanku dan 
  2. menyimpan perintahku di dalam hatimu, 2:2 sehingga telingamu 
  3. memperhatikan hikmat, dan engkau 
  4. mencenderungkan hatimu kepada kepandaian, 2:3 ya, jikalau engkau 
  5. berseru kepada pengertian, dan 
  6. menujukan suaramu kepada kepandaian, 2:4 jikalau engkau 
  7. mencarinya seperti mencari perak, dan 
  8. mengejarnya seperti mengejar harta terpendam

2:5 maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah. 2:6 Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian.

Jadi supaya seseorang dapat menjadi "Takut akan TUHAN dan mengenal Allah", maka yang harus dilakukan adalah:

  1. Amsal 2:1 Menerima dan menyimpan Firman TUHAN.
  2. Amsal 2:2 Telinga yang Memperhatikan hikmat dan mencenderungkan hati kepada pengertian akan firman TUHAN.
  3. Amsal 2:3 Berseru kepada pengertian dan menujukan suara kepada kepandaian. Artinya mempelajari firman TUHAN dengan sungguh-sungguh agar semakin mengerti dan memahami isi firman-Nya.
Jadi, sesungguhnya Allah memberikan kepada seseorang hikmat, pengetahuan dan kepandaian, melalui firman yang keluar dari mulut-Nya (Amsal 2:6). 

Ibrani 11:6

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

Hal yang dapat kita simpulkan di sini adalah, bahwa seseorang tidak akan mungkin bisa memiliki 'rasa takut akan TUHAN', jika ia tidak menerima hikmat, pengetahuan dan kepandaian akan firman, dari TUHAN, sedangkan ia tidak akan menerima itu semuanya,  jika tidak sungguh-sungguh mempelajari, merenungkan dan menerapkan firman-Nya dalam kehidupan kesehariannya.

Jika kita memiliki rasa takut akan TUHAN dan mendapatkan pengenalan akan Allah yang sempurna, maka inilah janji-Nya:

1. Keturunannya akan menjadi orang yang hebat dan diberkati di bumi.

Mazmur 112:2 Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. 

  • Allah akan membuat orang itu memiliki keturunan yang hebat dan diberkati TUHAN. Orang ini akan juga menjadi berkat buat banyak orang. Nama TUHAN, akan dimuliakan oleh karena keturunannya, karena Ia akan menjaga mereka.  

2. TUHAN mencurahkan harta dan kekayaan, serta kebajikan selamanya.

Mazmur 112:3

3 Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, 
kebajikannya tetap untuk selamanya. 
  • Berkat TUHAN berupa harta, kekayaan dan Kebajikan (kehidupan yang baik) Diberikan-Nya selamanya, bagi orang yang takut akan Dia.
  • Harta dan Kekayaan yang dicari sendiri oleh manusia, tidak akan kekal adanya, ngengat dan karat akan merusakkannya, tetapi segala sesuatu yang dianugerahkan oleh Allah, kekal dan abadi sifatnya.

3. TUHAN mencurahkan harta dan kekayaan, serta kebajikan selamanya.

Mazmur 112:4

4 Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; 
pengasih dan penyayang orang yang adil. 
  • Setiap orang pasti akan mengalami datangnya "lembah kekelaman", namun Allah mengaruniakan "Terang" sejati yang berasal dari wajah-Nya sendiri. Ia menerangi hati setiap orang yang takut akan Allah, sehingga ia akan menjadi orang yang pengasih, penyayang, serta penuh keadilan dalam bersikap.

4. TUHAN mencurahkan harta dan kekayaan, serta kebajikan selamanya.

Mazmur 112:5

 5 Mujur orang yang menaruh belas kasihan 
dan yang memberi pinjaman
yang melakukan urusannya dengan sewajarnya.
  • TUHAN akan membuat seseorang menjadi mujur (beruntung) dalam hidupnya, yaitu orang yang hatinya penuh belas kasihan dan memberi pinjaman dan melakukan urusan (bisnis) nya dengan sesuai aturan dan norma yang berlaku.
  • Namun, sebaliknya Tuhan menghukum orang yang curang dan licik, seperti yang dinyatakan dalam Ayub 15:34-35, bahwa kumpulan orang fasik akan menjadi tandus dan api akan menghanguskan kemah orang yang menerima suap, karena mereka hati mereka menyiapkan tipu daya"
  • Yesaya 29:15 menegaskan, bahwa Tuhan melihat semua kecurangan, meskipun dilakukan dalam gelap, dan mereka yang berpikir dapat menyembunyikan rencana licik mereka akan menghadapi celaka. 
  • Dalam Yeremia 17:10-11, Tuhan menyatakan bahwa Dia menyelidiki hati dan menguji batin, membalas setiap orang sesuai dengan perbuatannya, dan orang yang memperoleh kekayaan dengan cara curang akan kehilangan semuanya di pertengahan hidupnya serta dikenal sebagai orang bebal. 
  • Amsal 21:6 juga menegaskan bahwa memperoleh harta dengan lidah dusta hanyalah kesia-siaan yang fana dan akan berakhir sebagai jerat maut. Semua ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak hanya membenci kecurangan, tetapi juga memberikan hukuman yang setimpal bagi mereka yang berlaku curang dan licik.  

5. TUHAN meneguhkan hidup orang benar, serta kebaikannya diingat selamanya.

Mazmur 112:6

6 Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; 
orang benar itu akan diingat selama-lamanya
  • Orang benar akan dianugerahi kekuatan dan ketahanan dalam mempertahankan imannya kepada TUHAN. Ia tidak akan goyah, sekalipun menghadapi segala cobaan dan tantangan yang dialami, karena sesungguhnya Allah lah yang meneguhkan hatinya. 
  • Dalam Mazmur 55:23 dikatakan, bahwa TUHAN tidak akan membiarkan orang benar goyah, karena Ia lah yang memelihara mereka

  • Amsal 10:7 menambahkan bahwa kenangan akan orang benar mendatangkan berkat, sementara nama orang fasik akan lenyap. 

  • Hal ini sejalan dengan Mazmur 37:23-24, yang menyatakan bahwa langkah orang benar ditetapkan oleh Tuhan, dan meskipun mereka jatuh, mereka tidak akan sampai tergeletak, karena Tuhan menopang mereka. 

  • Selain itu, Daniel 12:3 menegaskan bahwa orang-orang bijaksana yang menuntun banyak orang kepada kebenaran akan bercahaya seperti bintang-bintang untuk selama-lamanya

Dengan demikian, ayat-ayat ini memperkuat janji Tuhan bahwa orang benar akan terus dikenang dan tidak akan tergoncangkan, baik di dunia ini maupun dalam kekekalan.

"Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar."

Amsal 13:22

Amin.

Komentar

Postingan Populer