Mazmur 10 "Setia dalam penderitaan", Seri Mazmur by Febrian
29 November 2024
Bapak/Ibu Saudara/i yang terkasih dalam Kristus Yesus. Dalam Kesempatan ini kita akan merenungkan bersama mengenai Mazmur 10. Semoga firman ini bisa menjadi Rhema bagi kita bersama. Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua.
Mazmur 9:1
9:1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mut-Laben. Mazmur Daud.
Mazmur 10:1-14
Dapat kita ketahui bahwa Pasal 10 ini, menjadi satu kesatuan dengan Pasal sebelumnya, yaitu masih Mazmur dari Raja Daud.
Raja Daud melihat bahwa dalam hidupnya, orang fasik atau orang jahat, senantiasa beruntung dan dengan congkak nya dapat menjajah orang yang lemah dan tidak berdaya. Orang fasik itu menista Allah dengan mengatakan bahwa Tuhan tidak menuntut kesalahan dan kejahatan mereka.
Betapa orang fasik adalah orang yang kejam dan tidak tahu diri, mereka bersembunyi dan menjebak orang lemah, serta menghina Allah dengan mengatakan bahwa Allah telah melupakan orang-orang lemah itu. Demikianlah cara kerja kejahatan, membuat seseorang yang lemah, menjadi tambah tidak berdaya dengan pemikiran yang dilemahkan, dengan pandangan bahwa mereka sudah tidak tertolong lagi karena Allah telah melupakan mereka.
Terkadang ini juga terjadi pada kita dalam keseharian kita. Mungkin ada orang yang berusaha menjatuhkan kita dengan tipu muslihatnya, menindas kita dan menjatuhkan kita, lalu mereka mengejek dan merendahkan kita. Dalam situasi terjepit dan kesakitan seperti itulah, terkadang si Jahat Iblis, mengambil kesempatan dalam kesempitan, yaitu memanipulasi pikiran kita, yaitu dengan Doktrinasi bahwa Allah sudah tidak mau lagi mendengar doa dan permohonan kita kepada-Nya. Ditiup-tiupkan ke telinga kita, bahwa dosa dan kejahatan kita lah yang menyebabkan kita dijauhi oleh Allah.
Mari kita menyadari bahwa Allah itu Maha pengasih dan penyayang. Inilah firman Tuhan yang menguatkan kita:
Mazmur 9:15-20
15 Bangsa-bangsa terbenam dalam pelubang yang dibuatnya, kakinya tertangkap dalam jaring yang dipasangnya sendiri. 16 TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman; orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon.
Sela
17 Orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati, ya, segala bangsa yang melupakan Allah. 18 Sebab bukan untuk seterusnya orang miskin dilupakan, bukan untuk selamanya hilang harapan orang sengsara. 9:19 Bangkitlah, TUHAN, janganlah manusia merajalela; biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu! 9:20 Biarlah mereka menjadi takut, ya TUHAN, sehingga bangsa-bangsa itu mengakui, bahwa mereka manusia saja.
Sela
Allah tidak akan tinggal diam, Ia akan bertindak. Terkadang terasa Allah sengaja menahan pertolongan-Nya, namun itu semua ada maksud-Nya. Demikianlah Allah Maha tahu rancangan-Nya bagi kita.
Yesaya 55:5-9
55:5 sesungguhnya, engkau akan memanggil bangsa
yang tidak kaukenal, dan bangsa yang tidak mengenal engkau akan berlari kepadamu, oleh karena TUHAN, Allahmu, dan karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang mengagungkan engkau.
55:6 Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!
55:7 Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.
55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu , dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
55:9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.
Mari kita renungkan bahwa segala yang terjadi dalam hidup ini, ada dalam Masterplannya Allah. Kita hanya perlu memohon kekuatan dari-Nya agar sanggup melewati semuanya dengan taat dan setia kepada-Nya, dalam ucapan syukur kepada Allah.
Amin.
Komentar
Posting Komentar